looking for a petal here
2014/10/18
Portulaca
The flowers grew from the same root.
It has different colour.
It’s similar.
Both born from the same womb
But,
Have many differences.
You and me.
We are hating,
We are loving.
Maybe i hate you
But,
Why i always getting sad.
Getting sad,
Whenever we arguing each other.
Maybe i love you
But,
Why i always dislike.
Dislike,
Every little things that you do.
Sorry,
I can’t say that word.
It’s hard to say that word.
I love you.
That word,
I wanna whisper it to you.
Hug you tightly.
Like i used to do in the past.
Like this portulaca.
I wanna grow up together with you,
With these differences,
i want us to complete each other.
With love from that root,
Let’s make them jealous.
Jealous of our beautification.
Our different beautification.
I wanna grow together,
Without arguing,
Without hating.
Just it.
I want us to love each other.
Just it.
Just end it.
I’m tired.
Say that you love me,
And i will say
I love you too.
Then we become,
The most beautiful flowers with these differences.
2014/06/08
The Lonely Little Turtle
Belum pernah sebelumnya ia merasakan sepi yang sesepi ini.
Sering kali ia ditinggalkan, dan seperti biasa juga ia melakukan segalanya dengan semaunya. Tak
ada rasa takut, kesepian, atau apapun. dia hanya merasa senang, damai, bahagia,
seakan privasinya terpenuhi.
Tapi seiring berjalannya
waktu anak penyu itu sadar, bahwa sekarang dia benar benar sendiri.
Sendiri
Hanya dirinya dan ketakutan akan sendiri itu
membuatnya mulai menangis.
Menangis bahwa ternyata
sekarang dia benar benar sendiri, tak ada seorangpun yang bersamanya.
Tak satupun.
Mereka terlalu sibuk
dengan urusannya masing masing.
Tenyata seperti ini
rasanya,
Saat dimana kau menjadi
dewasa ,
dilepas untuk menghadapi
segala sesuatunya sendiri.
Tak satupun mendampingi.
Dia, mereka, segalanya.
Tak satupun bersamamu.
Ternyata seperti ini yang
dinamakan kesepian.
Jadi seperti inikah yang disebut kesepian.
Lalu bagaimana penyu itu
mampu bertahan dengan kesepiannya,
menghadapi ganasnya ombak kehidupan yang
mengerikan.
Tidakkah kau tahu penyu kecil itu merasa
takut.
Merasa sepi...
Kenapa tak satupun
memperdulikannya.
Tak tahukah kau dia merasa lelah,
lelah bertarung dengan
ombak kehidupan yang sering sekali melukainya.
Dia merasa lelah.
Dan tak satupun berada di sisinya.
Penyu kecil itu benar benar ingin mengakhiri
segalanya.
Dia sudah akan
mengakhiri segalanya saat tak satupun bersamanya!
Andai tak ada surga atau
neraka sebagai pilihan, penyu itu mungkin sudah menyerah akan hidupnya.
Bukan.
Andai saja jika dia tidak
ingat akan Tuhan yang selama ini merangkaikan hidup untuknya, dia sudah akan
mengakhiri hidupnya.
Tidak.
Andai saja jika dia tak
ingat bahwa Tuhan selalu bersamanya. Dia sudah akan mati dalam kesendirian itu.
Tuhan .
Penyu kecil itu tak
sendiri, ada Tuhan yang selalu bersamanya. Ada malaikat malaikat yang mengelilinginya.
Menjadi teman dalam sendiri. Menjadi tempat mencurahkan segala sesuatu, dan
menjadi penolong di setiap kesusahan yang dia alami.
Dia tak sendiri.
Pada akhirnya penyu itu
sadar bahwa ada saatnya dia dibiarkan sendiri, untuk mengingat akan adanya
Tuhan yang selalu bersamanya. Dan untuk sekedar mengajarkan padanya agar lebih
menghargai mereka yang ada disisinya sebelum mereka benar benar pergi.
Asal Kau Tahu saja Menunggu itu Melelahkan
Saat itu aku sedang duduk manis mencari angin segar
bersama mereka. Saat tiba tiba kau melintas dihadapanku, dengan wajah yang
sangat polos. Bagai angin segar yang menyejukkan pandanganku. Wajah yang entah
dari sudut mana dia memancarakan pesonanya. Aku akui terhitung sejak saat itu
aku mulai sering memandangimu. Setelah sekian lama kita berada di kelas yang
sama, entah kenapa baru sekarang aku sadar bahwa sebenarnya kau itu benar benar
mempesona.
Hampir setiap hari aku bertemu denganmu, dan sesering
itulah aku mulai memperhatikanmu. Sekarang setelah hari itu, mataku seolah tak
mau lepas memandangimu. Aku tak ingin menyianyiakan kesempatan itu. kesempatan
melihatmu dari dekat. kesempatan yang selama satu semester lalu kuabaikan.
Sejak saat itu aku mulai merasakan hal aneh, aku merasa
ada yang aneh saat kamu tak ada di kelas, aku mencarimu. Dan aku merasa benar
benar bersemangat saat akan menghadiri kelas yang ada kamu didalamnya.
Sejak aku
merasakan keanehan itu, aku sadar...
kurasa aku
menyukaimu,
iya benar aku
memang sudah terlanjur menyukaimu.
Rasa suka yang
berbeda dengan yang sebelumnya, benar benar beda.
Banyak kesempatan yang datang padaku untuk mendekatimu,
tapi entah kenapa aku malah merasa gugup saat kesempatan itu datang padaku. Awalnya
kupikir tak apalah menyukaimu dalam diam. Biar aku, tuhan, dan teman temanku
saja yang tahu. Tapi......
Hal yang tak
pernah kuduga sebelumnya datang menimpaku.
Temanmu, datang mendekatiku.
Dia datang menawarkan
perhatiannya kepadaku saat aku berharap kau yang melakukan itu.
Dia temanmu itu
datang mendekatiku, melalui chat kita (aku dan dia) mulai dekat. Iya dekat, tapi
hatiku tidak.
Dihari ulang tahunku, hari dimana aku bertambah dewasa,
di hari itu sesuai janjiku kepada mereka sahabatku. Aku akan mengatakan bahwa
selama ini aku menyukaimu. Di hari itu aku benar benar merasa kacau,
mempersiapkan diri membuang malu hanya untuk mengatakan aku menyukaimu. Baiklah
akan kukatakan nanti seusai kelas.
Seusai kelas kupikir
aku akan mengatakannya, tapi ternyata....
Karena kebodohanku
melewatkan kesempatan yang ada,
Temanmu mendahului janjiku. Dia terlebih dulu menyatakan
kalau dia menyukaiku, dan dia ingin aku menjadi kekasihnya.
Jujur aku
katakan padanya aku tidak bisa, dengan alasan aku menyukai orang lain.
Senang rasanya dia bisa mengerti, dan tidak memaksa. Tapi
masih ada satu hal yang mengganjal, yaitu rasa suka ku padamu.
Saat akan
pulang akhirnya, kuputuskan untuk mengatakan padamu.
Akhirnya kuberanikan
diriku menyatakan ini,
Dengan alibi aku kalah dalam truth or dare ku bilang padamu kalau sebenarnya aku
menyukaimu.
:’)
Lega rasanya,
akhirnya kata “aku menyukaimu” dapat kusampaikan padamu.
Pada awalnya, tak apa bagiku jika kamu tak merespon. Tapi
entah kenapa semakin hari aku semakin di buat bingung dengan sebenarnya
bagaimana perasaanmu saat aku menyatakan itu.
Terlebih lagi saat aku ingat kau me-DM ku sesaat setelah
aku mengatakan itu meski hanya megucap selamat ulang tahun. Sekarang aku benar
benar bingung. Dan sekarang aku butuh jawaban,tentang apa yang harus aku
lakukan setelah ini. Move on? Atau Menunggu?
Aku benar benar bingung, apa yang harus kulakukan
selanjutnya, aku tak mungkin menunggu jika memang kamu tak memiliki respon apa
apa untukku, tapi aku juga tak bisa berpindah kelain hati kalau ternyata kamu
berniat memberi kesempatan itu.
Dan pada akhirnya kuminta temanku menanyakan hal itu.
karena aku sudah
memutuskan,
jika sampai saat dimana pernyataan itu tak juga kau
respon dengan tegas, aku akan berpindah hati. Maaf.. karena aku tak suka
menunggu. Itu melelahkan. :’)
Kalau pada akhirnya tak dapat termiliki
harusnya
sejak awal tak menyukai
tidak
harusnya
sejak awal tidak melihat
bukan
sejak awal
harunya
tidak pernah bertemu
inspired by hers love story. my best friend. ^^
2014/04/19
Kau Harusnya Tahu
Untuk pertama kalinya aku melakukan hal hal yang diluar kebiasaanku.
Aku mulai tertarik menggunakan cream untuk mempercantik wajahku,
Sejak awal memang aku tak pernah melakukan perawatan seperti itu,
Menahan perihnya pengelupasan kulit mati,
Menahan rasa gatal,
Semua ketidaknyamanan itu tak
pernah kualami sebelumnya,
Namun saat itu kubulatkan tekatku untuk melakukan perubahan kecil,
Kuterima tawaran dari ibu yang entah sudah berapa kali ku tolak
sebelumnya.
Kulakukan semua itu karena mu,
Karena aku menyukaimu.
Tapi......
15 april 2014
Hari itu sehari setelah aku genap berusia 19 tahun.
Aku memutuskan diam diam melihat akun pribadimu,
Dan hari itu juga aku merasakan hal yang belum pernah kurasakan
sebelumnya.
Dengan bodohnya aku menangisi gambar yang menjadi foto profilmu.
Kemarin di hari jadiku, sejujurnya aku hanya ingin melihatmu.
atau lebih tepatnya melihat senyumu.
atau lebih tepatnya melihat senyumu.
Sebagai kado terindah yang kuinginkan,
Karena memilikimu pun tak mungkin jadi kado untukku saat ini.
Jadi setidaknya hari itu aku berharap kau ada dihadapanku,
Sebagai penggantinya.
Tapi seharian aku berada di kampus,
Tak sekilaspun aku melihatmu.
Karena itu keesokkan harinya aku melihat akun SNSmu,
Tapi ternyata aku malah merasakan sakit karena satu foto itu..
Dalam foto itu terlihat jelas kau begitu bahagia, begitu juga
dengannya.
Senyum penuh kebahagiaan terpancar diantara tatapanmu dengannya.
Betapa bahagianya kalian.
Saat itu juga,
Diantara senyum bahagia itu, air mataku menetes dengan menyedihkan.
Hari itu aku benar benar merasa marah,konyol,bodoh, bahkan malu pada
diriku sendiri.
What a pity!
Aku terlihat sangat konyol dan menyedihkan.
Apa cinta selalu berakhir seperti ini..
Untuk kesekian kalinya aku harus memutuskan lagi..
Meninggalkan semua tanpa ada kesempatan untuk dicoba.
Tak bisakah kau memberiku satu saja kesempatan untuk mencoba?
Hanya sekali saja,
Sekali dan aku berjanji akan menyerah jika memang aku tak mampu.
Setidaknya biarkan aku mencoba.
Jika seperti ini terus aku benar benar akan dicap sebagai orang
terkonyol.
Aku selalu mengakhiri segala sesuatu yang kumulai sendiri tanpa ada kesempatan untuk dicoba.
Selalu menyerah pada akhirnya tanpa ada kesempatan untuk dicoba.
Kumohon padamu tolong jika memang pada akhirnya kau akan tetap
memilihnya,
Setidaknya tolong beri aku satu kesempatan.
Mungkin setelah kau beri kesempatan itu, aku yakin pasti aku akan
bosan dan akan menyerah dengan sendirinya.
Kumohon padamu, satu kesempatan saja. Tolong.
Hanya satu kesempatan, ijinkan aku mencobanya sebelum aku benar
benar menyerah.
Maaf jika memang aku terlalu egois, tapi bukankan aku juga berhak
akan hal itu?
...............................................
Baiklah mungkin memang aku terlalu berlebihan, karena memang ini pertama kalinya untukku.
Maafkan aku..
Aku tak mampu mengontrol hatiku.
Aku sudah lelah.. tak tahu lagi apa yang harus kulakukan.
Selain mengharap kesempatan darimu.
Aku benar benar minta maaf.
Bagiku ini tidak wajar, dan benar benar diluar logika.
Mulai sekarang aku akan mencoba mengakhirinya,
aku akan mengakhiri semuanya.
Aku akan berhenti berharap.
Aku akan memulai segalanya dari awal.
Melupakan segalanya, dan berjanji tidak akan lagi mencinta
seorangpun.
Aku sudah benar benar lelah. Bukan satu atau kedua kalinya,
Sebenarnya kali ini ketiga kalinya.
Untuk ketiga kalinya aku selalu tidak memiliki kesempatan.
Aku benar benar muak. Lelah.
2014/04/07
Dear Miki
Dear Miki,
04 April 2014,
Hari dimana aku bertemu kamu.
Mungkin lebih tepatnya hari dimana
aku menunggumu.
Aku menunggumu semata mata hanya
karena aku ingin melihat wajah yang mampu melelehkan hatiku.
Wajah yang bagaikan sinar matahari
yang perlahan mencairkan salju.
Bagai musim semi dadakan kala itu
kau hadir dihadapanku.
Melihat matamu yang tajam
menatapku,mata yang bagai kristal es itu.
Begitu dingin menatap tajam.
Aku jadi penasaran, bayangan apa
yang mungkin terlintas dipikiranmu.
Apa yang kamu pikirkan saat aku yang
salah tingkah ini menatap penuh kebahagiaan kepadamu.
Senang,bosan,biasa saja,atau bahkan
benci.
Ingin aku sekali saja memiliki
kemampuan membaca pikiranmu.
Agar aku tahu makna dari tatapan
singkat yang tajam itu.
Aku tahu mungkin kau bosan, atau
bahkan merasa risih ketika aku yang tak karuan ini sering sekali melempar
pandangan kepadamu.
Bodoh! Benar benar bodoh.
Jujur kuakui aku tak pernah sekonyol
ini.
Mencari cari kehadiran yang tak
ingin kucari.
Menunggu seseorang yang tak ingin
kutunggui.
Aku merelakan waktukku untuk
menunggumu hadir didepan mataku.
benar benar bodoh membuang-buang waktu untuk hal yang tidak berarti.
benar benar bodoh membuang-buang waktu untuk hal yang tidak berarti.
Meskipun saat kau hadir,tak ada yang
bisa kulakukan.
Selain memuaskan pandanganku padamu.
Karena bagiku belum tentu besok aku
bisa melihatmu lagi.
Maaf.
Mungkin kata itu yang harusnya
kuucapkan padamu.
Maaf karena selama ini aku mengotori
pandanganmu.
Maaf bila selama ini kamu merasa
risih akan kehadiranku.
Tapi asal kau tahu kehadiranmu
dihadapanku bagai bunga sakura.
Indah, menyenangkan, meski hanya
sesaat.
Bagiku kamu dan bunga sakura itu
sama.
Sama sama hal yang selalu kutunggu,
kapan aku bisa melihatnya.
Bagiku kamu juga seperti bintang.
Indah, tapi tak bisa termiliki.
Begitu berartinya dirimu bagiku.
Tapi tidak dengan aku dimatamu.
Aku sadar akan tempatku.
Dalam buku yang kubaca penulisnya
mengatakan
“mereka yang berada dilangit hanya akan mencintai yang juga berada dilangit”
Dan kurasa itu memang benar.
Aku benar benar minta maaf.
Jadi terhitung dari saat itu,
Seperti yang telah kutulis
sebelumnya.
Aku ingin mengakhiri semuanya.
Kan kulepas semua rasa dalam diam
ini.
Aku yang memulainya sendiri, dan
harus bisa kuakhiri sendiri.
Kan kutamatkan cerita ini meski
tanpa ada akhir.
Cerita yang berawal tanpa awal
harusnya juga diakhiri tanpa akhir.
Baik baiklah kamu dimanapun berada.
Biar Dia yang menjagamu.
Tangisan hitam dalam rona senyuman bunga cherry.
Dibulan April untuk Miki.
Kurasa telah mewakili segalanya.
Maaf dan Terimakasih.
Dari
yang mencintamu dalam diam
by : yunaanee & caprilarnation.
:')
2014/04/04
Hai April
Hai..
April..
Bulan terindah sepanjang tahun.
April..
Bulan terindah sepanjang tahun.
Rona segar semerbak wangi bunga cherry,
Menyambut seluruh alam.
Akhirnya,
Penantian dari dinginnya kristal es,
Terbayar oleh kehangatan aroma bunga cherry.
Namun,
Angin merusak tatanan mahkotanya,
Tetesan air mata tuhan memaksanya untuk segera pergi,
Pupus daun hijau segar menduduki tahtanya.
Sungguh,
Hanya sekejap kebahagiaan itu datang.
Menyisakan kehangatan,
Melebur kebekuan hati.
Hai..April..Di bulan ini,Dua insan dilahirkan.Terpaut sangat jauh,Terbentang antara sembilan tahun, sepuluh hari.Bagai bintang dan bintang laut,Yang entah kapan bisa bertemu.Satu mengawali ,Dan yang lain menjadi kelopak terakhir.Keduanya dipaksa berpisah,Tanpa adanya pertemuan.Tak pernah bertemu,Bagaimana bisa,Saling mengenal.Tak pernah mengenal,Bagaimana bisa,Saling mencinta.Tak pernah mencinta,Bagaimana bisa,Berpisah.Ranting coklat kehidupan,Jadi saksi akan kemustahilan itu.Dari tahun ke tahun,Sampai pohon tempat mereka berdiamMati termakan waktu.
Hai..
April..
Apa yang salah?
Kenapa kau bersedih?
Bukannya harusnya kau berbahagia?
Bulan ini akan jadi milikmu?
Seutuhnya...
Tapi..
Kau nampak tak bahagia.
Apa yang salah?
Katakan padaku..
Hai..
April..
Entahlah..
Aku sendiri juga tak tahu.
Mungkin karena dia.
Dia pohon kristal es itu.
Dia tiba tiba tumbuh dan bersemayam disini,
Di titik pusat kehidupan yang kumiliki.
Awalnya dia nampak seperti,
Seperti pohon oak yang hangat.
Tapi...
Ternyata dia,
Tumbuh menjadi pohon kristal es.
Akarnya yang tajam dan kuat itu menyebar keseluruh bagian tubuhku.
Begitu dingin dan menyakitkan.
Tak sedikitpun kehangatan yang muncul.
Harusnya,
Sekarang,
Di bulan ini,
Segala kebekuan dan kedinginan itu sirnah.
April..
Sudahlah...
Hentikan..
Percayalah,
Di bulan ini,
Kehangatan itu,
Akan datang.
Kebekuan itu,
Akan terlebur.
Dia,
Sutradara yang mengatur
segalanya,
Pasti akan bertanggung jawab.
Bersabarlah.
Nikmati harimu,
Abaikan kesakitan itu.
Kelak...
Kehangatan itu pasti datang.
Mencairkan segalanya.
Percayalah.
Biru, Merah, Merah Jambu,Hijau dan sekarang Hitam.
Taukah kau apa arti dari semua warna itu?
Taukah kau apa arti dari semua warna itu?
Biru awal pertemuan.
Merah untuk pertama kalinya terhubung.
Merah jambu, senyuman pertama.
Hijau, keluguan dan keindahan itu makin terpancar.
Dan Hitam.. segalanya menjadi akhir dari penantian.
Tangisan Hitam dalam rona Senyuman Bunga Cherry,
di bulan April untuknya,
2014/02/02
The Starfish won't Stay with The Star Till End
We born at the same month , when the cherry blossom blooming beautifully.
Fate isn’t something we can predict, fate happened based
on what God desired. Like a invisible thin thread it connects every human fate in this world.
Met you was one of the destiny that has been arranged neatly by the almighty.
Before I knew who you’re, I'm just a naughty little girl who always wanted to be seen by people around me. I tried to follow what they’re doing, without thinking about the state of my parents, all i can do was just demand everything on them, without think how’s their feelings.
Met you was one of the destiny that has been arranged neatly by the almighty.
Before I knew who you’re, I'm just a naughty little girl who always wanted to be seen by people around me. I tried to follow what they’re doing, without thinking about the state of my parents, all i can do was just demand everything on them, without think how’s their feelings.
But since i knew you, everything has changed slowly...
I started to still at home, looking for information about you through the website, trying to looking for your condition through the your social account.
From you ...
I learned everything,
From you I learned that in this world nothing’s instant, nothing can we get without an effort
From you I learned how to face people who hate us,
From you I learned how to draw a smile even though it hurt inside,
From you I learned that no one’s perfect,
From you I learned to appreciate their loved who lived around me,
From you I learned to sing even though it sounds bad,
From you I learned to dance even though it’s weird,
From you I learned for always try to reach all the dreams that I had.
I started create some social accounts, i did it only to get one step closer to you.
I'm trying to
learn a foreign language, at least i know about english, and
now i’m trying to learn korean language. And i just want you to know that now i’m
studying english literature in one of the best university in my country. J
You made me met another people from
another country, even you never knew that for us you’re such a invisible thin
thread who connects many people in the
world. J
You’ve taught me,
You taught me how to make sacrifices for the things that i want,
You taught me to appreciate everything that I have,
You taught me to be more patient when things don’t go as i hope,
You taught me how to love someone sincerely,
You taught me to being more mature ,
Many things you’ve taught to me.
Thank you ....
"The most difficult part of a fangirl is when you love your idol as a man and not as an idol"
That what you’ve said
And..
I think
It’s happened to me.
I’m sorry..
Actually at the first i just saw you as someone who is admirable, but ....
Without knowing and realizing it, you have taught me many things, you’ve changed my bad habits without you knew it... sorry i think "I’m fall in love" with you.
Like in love people
I want to be with you,
I want to be part of your activities,
I want to stay by your side when you face the hardest part of your life,
I want to ask every little things that ordinary girl asked to her boy,
I want to be your lover.
I want to be with you,
I want to be part of your activities,
I want to stay by your side when you face the hardest part of your life,
I want to ask every little things that ordinary girl asked to her boy,
I want to be your lover.
But .......
Now...
I realize it all won’t be able to happen,
I realize i’m not the only one who feel it,
I realize you're not just mine, you’re everyone’s.
I realize may you’ve already had other woman who’s much better than me.
This thing is wrong, it isn’t love.. it’s just an obsession
I know it clearly,
For that
reason I'm trying to forget you slowly,
But it’s hard, very hard ...
Every time I try to forget you by trying to look into the real life.
But it’s hard, very hard ...
Every time I try to forget you by trying to look into the real life.
By loving another people near me,
But...
I always fall..
I always fall..
Twice I tried to look at other people who feel real and near for me, but they ignored me.
And it is more painful, than ignored by you.
What should I do?
Can you tell me?Don’t you know i’m tired?
Always expect something that i never get,
everythings seems exhausting,
everythings seems exhausting,
When the almighty be kind guide you
found this writing,
And you read it,
And you read it,
You must realized that thing..
"You are a special person", so "Take care of yourself"“be happy,there’re many people loved you, and will always loving you”“you’re a star,biggest star”
“please stay on the sky forever, so that i can see you from here.”
Thank you for
everything,
Sorry that till that time i still hoping you,
and i need you here,
Sorry that till that time i still hoping you,
and i need you here,
as my
man, not an idol..
you and me are totally different.
You’re sun. I’m sunflower.
You’re star. I’m starfish.
You’re kneeling . I’m bowing.
Like a bumblebee and firefly, we won’t be meet till end.
Our life,
Our fate,
Our place,
Our language,
Our skin,
Our hair,
Our age,
Those all are totally different.
I always pray to the god
“dear Allah, please be kind tell his God to take us life at your heaven together. Please ,don’t separate us in to different place in the next life.”
I'm Sorry oppa, sorry for loving you, sorry for hoping you, sorry for too much wanting you, and sorry for always say sorry.
당신을 사랑에 대한, 죄송합니다,모든 주셔서 감사합니다, 사랑해 오빠 :")
Subscribe to:
Comments (Atom)

