Jangan datang jika ingin pergi
Jangan mendekat jika ingin menjauh
Jangan mengajak jika ingin meninggalkan
Jangan berkata iya jika kau ragu
Yakinkan dulu hatimu, barulah datang kepadaku
Jika masih ada pintu yang lain, lebih baik jangan mengetuk
Aku ingin menjadi satu satunya pintu yang kau tuju
Egois memang,
Tapi, kuharap kau mengerti
Semua karena aku tak ingin dibuang,
Atau hanya dijadikan pelampiasan,
Datanglah saat kau sudah yakin,
Akan kubukakan pintu hatiku.
Maafkan aku,
Aku tak bermaksud
memberi harapan itu,
Benar aku memang
tidak mampu menetapkan hatiku padamu,
Maafkan aku,
Tapi kumohon
jangan tutup hatimu,
Aku berjanji tidak
akan melakukan semua itu.
Maafkan aku,
Pintu hati ini bukan pintu yang bisa kau gunakan untuk keluar masuk
dengan mudah,
Aku tak mau ketika kau mencoba masuk,
Lalu kau melihat pintu lain terbuka diseberang sana,
Kau pergi meninggalkanku.
Kelak jika kau benar benar sudah yakin memasukki pintu hatiku,
Akan ku buka lebar hanya untukmu,
Tapi begitu kau masuk,
Tidak akan ada pintu keluar disini.
Baiklah,
Akan ku yakinkan
hatiku,
Kumohon tepati janjimu
itu,
Dan kelak kau juga
harus berjanji,
Ketika aku datang
bukakan pintu itu,
Masukkan aku
kedalam,
Dan kurung aku
disana,
Hanya aku,
Jangan biarkan
orang lain datang,
Pastikan hanya
untukku satu.