looking for a petal here

2013/11/26

Don't Give Me a False Expectations

Jangan datang jika ingin pergi
Jangan mendekat jika ingin menjauh
Jangan mengajak jika ingin meninggalkan
Jangan berkata iya jika kau ragu
Yakinkan dulu hatimu, barulah datang kepadaku
Jika masih ada pintu yang lain, lebih baik jangan mengetuk
Aku ingin menjadi satu satunya pintu yang kau tuju
Egois memang,
Tapi, kuharap kau mengerti
Semua karena aku tak ingin dibuang,
Atau hanya dijadikan pelampiasan,
Datanglah saat kau sudah yakin,
Akan kubukakan pintu hatiku.

            Maafkan aku,
            Aku tak bermaksud memberi harapan itu,
            Benar aku memang tidak mampu menetapkan hatiku padamu,
            Maafkan aku,
            Tapi kumohon jangan tutup hatimu,
            Aku berjanji tidak akan melakukan semua itu.

Maafkan aku,
Pintu hati ini bukan pintu yang bisa kau gunakan untuk keluar masuk dengan mudah,
Aku tak mau ketika kau mencoba masuk,
Lalu kau melihat pintu lain terbuka diseberang sana,
Kau pergi meninggalkanku.
Kelak jika kau benar benar sudah yakin memasukki pintu hatiku,
Akan ku buka lebar hanya untukmu,
Tapi begitu kau masuk,
Tidak akan ada pintu keluar disini.

            Baiklah,
            Akan ku yakinkan hatiku,
            Kumohon tepati janjimu itu,
            Dan kelak kau juga harus berjanji,
            Ketika aku datang bukakan pintu itu,
            Masukkan aku kedalam,
            Dan kurung aku disana,
            Hanya aku,
            Jangan biarkan orang lain datang,

            Pastikan hanya untukku satu. 

Memori itu Bagaimana Bisa Aku Melupakannya

Kenangan indah itu,
Sampai saat ini masih tak bisa kulupakan..
Saat saat kau memandangiku
Saat saat kau menyisir dan memainkan rambutku
Saat saat kita bersenda gurau
Saat saat kau mengolok-olok ku
Bahkan saat saat dimana kita menghabiskan waktu bersama,
Hanya kita berdua..
Saat aku menyatakan perasaanku juga masih ku ingat.
Semua itu aku masih mengingatnya..
Bagaimana denganmu?
Saat kau menghina berat badanku?
Saat kau menunjukkan handphonemu yang sama dengan milikku?
Saat kita bertukar handphone?
Saat kau diam diam mengambil fotoku?
Apa kau mengingatnya juga?
Meskipun tak ada kepastian diantara kita berdua,
Aku masih tetap mengingat semua kenangan kenangan indah itu.
Mungkin perbedaan keyakinan itu yang menjadi alasannya.
Sepertinya memang sudah sejak awal kita tidak di takdirkan untuk bersama.
Tapi terimakasih atas segala kenangan indah yang telah kau lukiskan dalam halaman kosong hidupku,
Setidaknya aku sudah pernah merasakan indahnya hari bersamamu,
Meski kita tidak ditakdirkan bersama, setidaknya aku berharap kau akan selalu mengingatku.
Semoga kelak tak akan ada air mata penyesalan diantara kita.
Semoga kelak aku dan dirimu menemukan orang lain yang mampu melukiskan kisah yang lebih membahagiakan daripada yang kita lukis kemarin.
Dan tentunya dia yang akan medampingiku kelak pasti lebih baik darimu.



“lebih baik tidak dimulai, daripada susah di akhiri” _Tita_

Cahaya Kecilku


Kurebahkan tubuhku, kututup kedua mataku.
Terbesit keinginan untuk menjadi buta.
Kemana langkahmu pergi,
Baiknya ku tak tahu..
                Perlahan tetesan itupun terjatuh,
                Terbayang ketakutan akan gelap,
                Cahaya kecil.. aku membutuhkanmu.
                Aku membutuhkanmu..
                Sebagai penerang kegelapan.
Langkahkan kakimu kepadaku,
Ketempat dimana kau di butuhkan.
Sebagai penerang dan penuntun kehidupan,
Kumohon padamu..
Mendekatlah!
Melangkahlah!
Aku bertahan dalam kegelapan ini menunggu cahaya kecilku datang

jika nanti aku buta. Aku ingin kau menerangi dan menuntunku keluar dari kebutaan. Jika kebutaan itu sirnah, aku ingin bersama denganmu menjadi sepasang bintang yang mampu menerangi gelapnya kehidupan dunia”  _caprilarnation_